
https://www.pexels.com
Saat kita terjun dalam masyarakat pastinya kita akan dapat banyak teman baru, komunitas baru, pertemanan baru dan kita saling berlomba-lomba melakukan kebaikan di masyarakat. Kita tak pernah tahu apa yang ada dalam benak dan pikiran seseorang, apakah ia nyaman bersama kita, setuju dengan sikap kita, mau bekerjasama dengan kita atau malah berbalik menyerang kita, acuh tak acuh, bahkan cenderung mendiamkan kita.
Nah, beragam pribadi bermunculan di sekitar kita. Terkadang apa yang kita lakukan dan kita anggap baik, eh ternyata hasilnya malah sebaliknya. Hal ini disebabkan beragamnya pribadi yang ada di sekitar kita dan mau tak mau kita harus mengelaborasi semua pribadi yang bermunculan dan hidup di sekitar kita.
Sebagai manusia yang baik, selayaknya kita memiliki sifat dan sikap yang positif. Sifat-sifat positif ini tak hanya bermakna bahwa kita akan membawa nilai-nilai positif, melainkan kita juga akan ikut serta menyebarkan nilai-nilai yang sangat bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari.
Cobalah kita bayangkan jikalau di sekeliling kita dipenuhi dengan orang-orang yang berpikiran negatif, yang ada aura negatif dan pikiran-pikiran negatif akan mengisi hari-hari kita. Padahal, sebenarnya kita awalnya adalah orang yang berpikiran positif, tetapi karena lingkungan kita kebanyakan penuh dengan hal-hal negatif maka hal ini akan mempengaruhi diri dan kehidupan kita. Sebab kita juga akan dinilai sesuai dengan orang-orang dekat kita lho. Oleh sebab itu, sangan baik menempatkan diri kita pada sebuah komunitas dan menjaga betul untuk selalu berpikir dan bersikap positif.
Ada 3 cara menjadi pribadi yang positif, sebagaimana berikut:
1. Menjadi Pendengar yang Baik
Yap, ternyata mendengar itu lebih sulit daripada berbicara lho. Terkadang kita susah dan cuek dalam urusan mendengar ini, dan lebih enjoy dalam berbicara. Percayalah, seseorang itu lebih banyak ingin didengar, sehingga saat kalian memposisikan diri sebagai pendengar yang baik maka kalian lebih dapat diterima dalam komunitas dan pertemanan apapun.
2. Menghargai Setiap Pendapat Orang
Saat berada pada sebuah komunitas dimanapun kita beradapastinya setiap kepala memiliki pendapat yang berbeda-beda. Kita tidak bisa mengeneralisir semua pendapat dan hasil diskusi, melainkan harus dapat mengelaborasi semua pendapat.
3. Mengisi Hidup dengan Hal-hal atau Konten Positif
Apapun profesi kita hendaknya harus kita isi dengan hal-hal atau konten-konten positif. Sebagai generasi muda penerus bangsa, masa depan Indonesia masih butuh yang namanya semangat jiwa para generasi bangsa yang terus menyebarkan kebaikan dan hal-hal atau konten-konten positif yang terus digali dan diberikan kepada masyarakat.
Nah, ketika kita telah terbiasa berlaku positif dalam segala hal, yakinlah bahwa hanya hal-hal positif yang akan muncul dan hidup dalam kehidupan kita. Saat kita berada dimanapun dalam komunitas apapun maka kita akan lebih mudah membawa diri dan bergaul serta melebur dalam sebuah perbedaan. Semoga bermanfaat.



3 Comments. Leave new
Masyallah bagus sekali ustadzah. Dika lagi belajar untuk jadi pendengar yg baik ustadzah. Pas banget kontennya dengan yg sedang dika butuhkan sekarang. Syukron ustadzah.
Sama-sama Mas Dika. Menjadi pendengar yang baik lebih susah ya? Semangat.
[…] 3 Cara Menjadi Pribadi Positif […]