
Menulis tugas akhir di bangku strata 2 ini cukup membuat kepala pening lho, karena tahapannya sedikit beda dengan menulis skripsi, perlu ada analisis yang cukup banyak dan karena menulis tesis itu memang super perlu pembacaan daripada tahapan menulis tugas akhir di strata 1, yaitu menulis skripsi.
Oh ya, sebelum melakukan penelitian tesis maka tahapan yang harus dilakukan terlebih dahulu adalah menulis proposal. Menulis Proposal ini sebenarnya gampang dan juga sulit ya? Namun, berbekal azam yang kuat untuk dapat lulus pada mata kuliah Seminar Proposal, maka para mahasiswa memang harus memiliki usaha yang lebih untuk dapat sukses menyelesaikan proposal yang sedang ditulis.
Baca juga:
7 Mudah Menulis Artikel Bagi Pemula
7 Tips Saat Bosan dan Writer Block
Nah, berikut 5 tips sukses menulis proposal tesis yang layak kamu coba nih:
1. Pahami Petunjuk Teknis dan Pedoman Penulisan Proposal
Petunjuk teknis ini persoalan yang praktis dan printilan-printilan yang harus dilakukan sangat banyak. Jadi, kamu harus benar-benar paham betul secara teknis bagian-bagian apa saja yang harus ada dalam setiap bab hingga ukuran kertas dan warna cover. Kesemua teknis ini tidak boleh sengaja dilanggar oleh mahasiswa, karena setiap program studi akan memiliki kebijakan sendiri dalam menulis pedoman penulisan proposal tesis ini.
2. Menulis dengan Istiqomah
Agar tugas akhir selesai dengan cepat maka yang harus dilakukan adalah menulis dengan istiqomah. Menulis dengan ajeg setiap hari, walaupun satu paragraf. Misalnya dalam sehari itu kita hanya dapat membaca draft saja, itu lebih baik daripada kita tidak melakukan berbagai kemajuan apapun pada penulisan draft proposal kita. Semakin sering kita membuka draft proposal kita, maka semakin sering persoalan yang akan kita bahas dalam proposal akan kita ingat. Sehingga semakin mudah bagi kita untuk memetakan, mendeskripsikan, hingga menganalisisnya.
3. Review dari Pembimbing
Jangan salah, kalau selama ini pembimbing juga punya andil besar dari kemajuan menulis tesis kamu yah. Nah, ketika kamu sudah merampungkan tahapan dalam draft, segeralah menemui dosem pembimbing untuk segera direview, agar kamu segera mendapatkan feed back alias masukan dan saran demi perbaikan proposal kamu.
4. Revisi Draft dengan Bahagia
Ada banyak hal yang dapat segera kamu lakukan yaitu merevisi draft proposal kamu dengan bahagia, jangan bersedih dengan banyaknya coretan atau review dari pemimbing, karena sejatinya review pembimbing ini merupakan arahan agar proposal kamu lebih baik dan sesuai dengan apa yang seharusnya. Setelah direvisi langsung kirim kembali pada pembimbing untuk dikoreksi ulang sebelum akhirnya di draft disetujui pembimbing.
5. Banyak Berdoa
Usaha manusia itu ada batasnya, namun dengan banyak berdoa insya Allah akan datang banyak kekuatan yang Allah kirim agar proses menulis proposal kamu semakin lancar dan proses bimbingan juga makin mudah, karena setiap kesulitan akan ada kemudahan, jadi berdoa adalah sarana yang kamu butuhkan.
Nah, bagi kamu para mahasiswa yang sedang mengerjakan proposal, tetaplah bersemangat, jangan menyerah setelah banyaknya review dan malas merevisi. Tetaplah berusaha, karena disetiap usahamu terselip doa dimana kamu akan sampai pada sebuat titik, yaitu ujian proposal. Wallahu a’lam.




