
https://www.pexels.com/
Pasca millennium manusia di bumi seakan memasuki babak baru canggih dan teknologi. Dunia baru ini dapat diminati oleh segala usia, tua, muda, hingga anak-anak. Semua orang saat ini tengah berselancar dan terkoneksikan melalui sebuah dunia maya nan asyik bersosial media.
Sosial media menjadi hit di seluruh dunia. Bahkan Indonesia dikabarkan sebagai negara pengguna internet keenam di dunia menurut ilmupengetahuan.com serta menempatkan Indonesia sebagai negara pengakses media sosial tertinggi keempat sebagaimana dilansir oleh situs kominfo.go.id. Telepon seluler kini menjelma bagaikan
telepon pintar atau smartphone yang super maju dan canggih. Sesuatu yang dulu belum pernah terpikirkan oleh generasi tahun 70 an termasuk di kalangan para emak.
Mayoritas para emak bergulat keseharian di rumah. Mengerjakan seabrek pekerjaan rumah yang tak kunjung berujung dari pagi buta hingga larut malam. Rutinitas harian para emak ini seringkali membuat jenuh, hidup yang terkesan monoton,kurang produktif dan lelah. Saat “me time” bagi pun hampir terlupakan.
Demam osial media inipun merambah dunia para emak. Saat ini jual beli tak lagi dilakukan dengan bertatap muka. Cukup berteman di osial media, order barang, transfer, setor bukti transferan dan barangpun diterima tanpa harus berdesak-desakan ria di pusat perbelanjaan ataupun pasar. Bisnis online pun merambah semua bidang, hingga memudahkan masyarakat untuk mengaksesnya.
Ternyata, dalam bersosial media perlu rambu-rambu sopan santun juga. Dunia sosial media terkadang sering menjadi ajang curhat, saling sindir dan mengungkapkan kekesalan pada orang lain sehingga menimbulkan kesalahpahaman.
Nah, bagi para emak ada beberapa hal yang patut diperhatikan bila ingin terjun di dunia sosial media, yaitu:
- Pahami bahwa sosial media bagaikan masyarakat kecil dunia maya yang memiliki masyarakat yang unik. Sehingga para emak dapat aman bersocial media.
- Stop menulis aib keluarga apalagi pasangan para emak, selain berbuntut panjang mengekspos aib keluarga malah dapat membuat runyam kehidupan rumah tangga lho.
- Gunakan social media dengan bijak, seperti berbisnis yang amanah, menulis status yang menggugah jiwa dan memotivasi serta belajar menulis lewat social media dengan baik semisal menulis di facebook.
- Bagi para emak pebisnis belajar digital marketing itu perlu untuk memaksimalkan custumer serta pemasaranproduk bisa join di link berikut ini https://www.dumetschool.com/kursus-digital-marketing.
- Sosial media merupakan negeri penghasil pundi-pundi rupiah juga lho, para emak bisa melakukan digital marketing produk yang dijual dan menulis untuk berbagai lomba.
Nah, 5 hal diatas dapat membuat social media para emak penuh warna tanpa takut ada pihak-pihak yang tak berkenan dengan postingan para emak ya. Yuk, ceriakan dunia sosial media emak dengan melakukan sesuatu yang baik dan cantik.



