
Kata bahagia tersemat begitu saja saat kita memang merasakan sebuah kebahagiaan. Bahagia itu abstrak, terkadang seseorang melihat kita dengan kacamata bahagia dan kita melihat seseorang dengan kacamata bahagia pula. Padahal, bahagia itu base on seseorang, depend on seseorang yang merasakan bahagia itu.
Jadi Buk Ibuk dan Sahabat, sejatinya bahagia itu sawang-sinawang, artinya seseorang melihat diri kita bahagia, padahal sesungguhnya tidak terlalu bahagia. So, bahagia itu memang kita sendiri yang merasakannya. Sehingga menurut saya, bahagia itu perlu diciptakan lho Buk Ibuk dan Sahabat. Lho kenapa? Karena hal yang abstrak itu tadi dan karena banyak hal, banyak faktor mengapa kita Buk Ibuk dan Sahabat harus terus bahagia dan harus menciptakan bahagia.
Baca juga: 5 Kegiatan Inspirasi Saat jenuh
Nah, kebahagiaan yang dirasakan oleh setiap orang pun berbeda-beda. Buk-ibuk dan Sahabat punya rasa dan porsi bahagia yang juga berbeda dengan saya. Berikut 7 hal yang membuat saya bahagia, simak ya?
1. Membantu Orang Tua
Sebagai anak, pastilah membantu orang tua adalah hal yang utama dilakukan. Terkadang bantuan tak selalu berupa materi, akan tetap mengalokasikan waktu untuk berbincang dengan orang tua dengan bantuan gawai juga harus dilakukan, karena orang tua masih membutuhkan anak-anaknya, agar beliau dapat melewati masa tua dengan bahagia. Bagi saya, tak ada kebahagiaan selain melihat beliau berdua sehat walafiat, penuh tawa dan asyik meluapkan segala apa yang dirasakan.
2. Berkonstribusi Bagi Keluarga
Konstribusi ini bisa dalam berbagai bentuk, misalnya menyampaikan pendapat kita, memberi masukan pada suami dan anak-anak, atau memberikan materi yang kita miliki untuk keluarga, misalnya membeli kebutuhan dapur, kebutuhan anak-anak, suami, dan lain sebagainya. Bagi saya, kebahagiaan keluarga merupakan kebahagiaan pribadi juga.
3. Melihat Perkembangan Buah Hati
Buah hati saya lambat laun akan beranjak remaja dan dewasa. Saat ini, melihat perkembangan mereka bertiga membuat saya sangat bersyukur. Betapa Allah Maha Rahman dan Rahim telah mengirim ketiganya pada kehidupan saya dan suami. Melihat ketiganya sehat walafiat dan ada di sisi saya saat ini membuat saya dipenuhi kebahagiaan.
4. Masakan dan Kue Diapresiasi
Sebagai seorang Ibu yang menyukai masak-masak dan membuat kue, saya happy banget saat seseorang di sekitar saya mengatakan bahwa masakan saya enak, kue saya enak dan lain sebagainya, secara, saya chef amatir lho Buk Ibuk dan Sahabat. Namun, dengan adanya bentuk apresiasi ini sangat membuat saya bahagia. Biasanya apresiasi datang dari suami, anak, adik saya dan keluarga suami.
5. Menyelesaikan Tugas-Tugas Kedinasan
Wow, berjibaku dengan tugas kedinasan itu saya banget Buk Ibuk dan Sahabat. Tugas yang kalau dibuat jadwalnya itu nggak bakalan selesai. Jadi bukan malah habis tapi nambah, he..he.. walhasil salah satu indikator saya bahagia saat tugas kedinasan saya satu persatu selesai saya lakukan.
6. Menyelesaikan Tulisan
Menulis sebagai salah satu passion saya juga menuntut banyak fokus. Menulis jurnal penelitian, laporan penelitian, menulis buku, naskah fiksi dan blog adalah hari-hari yang saya lalui. Saat saya berhasil mengejar deadline atau berhasil merampungkannya, walhasil bahagia bakalan tiba nih Buk Ibuk dan Sahabat. Rasanyanya dada membuncah karena deadline terkejar dan tulisan selesai.
7. Berhasil Menyelesaikan Tantangan
Tantangan apapun saya suka. Biasanya saya mengikuti beberapa tantangan menulis. Beberapa tantangan berhasil saya taklukkan dan beberapa malah jalan di tempat atau malah gagal total, pernah juga sih, he..he.. Lalu saya selalu berupaya agar berbagai tantangan dapat terealisasi dan saya taklukkan, setelah kelar barulah saya bisa bernapas lega dan bahagia.
Baca juga: LHOTP: Film Drama Klasik Favorit
Nah, Buk Ibuk dan Sahabat, itu dia 7 Hal yang membuat saya bahagia. Ini bahagia versi saya lho? Kalau bahagia versi Buk-Ibuk dan Sahabat apa nih? Share yaa?
#BPNRamadan2021




