Pesona Destinasi Wisata di Blitar Jawa Timur

September 26, 2019

Foto dokumen pribadi
Asslamu’alaikum Narablog Budiman…..
Pernahkan Narablog jalan-jalan ke Kota Blitar? Sebagai kota wisata di Jawa Timur, Blitar memberikan beragam destinasi wisata yang patut kalian kunjungi. Saat weekend atau liburan sekolah pastinya saya menghabiskan waktu untuk keluarga. Kali saya dan keluarga ingin melihat destinasi wisata Blitar Jawa Timur.

Oh ya, jalan-jalan bersama keluarga itu bermanfaat banget lho Narablog, diantaranya untuk mengedukasi ananda dan menghilangkan kebosanan, sehingga setelah berlibur, ananda bersemangat kembali untuk belajar dan giat bersekolah.

Nah, kali ini saya menyempatan untuk jalan-jalan ke daerah Blitar. Blitar merupakan salah satu daerah di Jawa Timur yang memiliki beberapa destinasi wisata yang sangat menarik. Kali ini karena keterbatasan waktu yang saya miliki dan juga dana, saya dan keluarga hanya mendatangi dua destinasi wisata, yaitu Makam, Galeri serta Perpustakaan Bung Karno dan Kampung Coklat. Kebetulan ketiga ananda saya sangat penasaran dengan kedua destinasi wisata ini.

Pukul 06.00 pagi kami berlima (saya, suami dan ketiga ananda) serta empat saudara suami sudah siap untuk berangkat. Berbekal mobil carteran, sekitar pukul 09.00 kami sudah tiba ke kota Blitar.


Istana Gebang (Foto dokumen pribadi)
Destinasi pertama kami adalah Istana Gebang, yaitu tempat peristirahatan Bung Karno serta galeri dan perpustakaan. Tak jauh dari tempat parkiran mobil, kami berjalan kaki menuju istana gebang. Para peziarah pagi itu sangat ramai. Kami mendekati makam Bung Karno dan kedua orang tuanya, menabur bunga dan mengirim doa. Barisan peziarah juga tak henti-hentinya mengucapkan tahlil dan berdoa. Kurang lebih dua puluh menit kami pun melanjutkan perjalanan menuju galeri dan perpustakaan Bung Karno. Jarak Galeri dari makan kurang lebih 500 meter. Cuaca cukup panas jadi foto agak blur.


Foto dokumen pribadi
Selanjutnya kami menuju galeri Bung Karno. Di galeri Bung Karno, ada banyak peninggalan beliau. Narablog bisa melihat pakaian yang beliau kenakan dulu, koper beliau, berbagai foto-foto lawatan beliau semasa zaman pra dan pasca kemerdekaan, hingga perangko bergambar beliau. Oh, ya ada pojok sejarah dengan menggunakan komputer lho, ananda saya senang melihat barisan berita yang disuguhkan dalam galeri ini. Alhamdulillah, refresing sambil belajar sejarah ya Nak?

Nah, selepas dari galeri Bung Karno, saya sebenarnya ingin masuk ke perpustakaannya. Berhubung saya membawa aneka macam bawaan, akhirnya gagal ke perpustakaan. Lalu kami pun keluar area dengan terlebih dahulu melewati para pedagang souvenir yang jumlahnya banyak banget. Tak lupa kamipun membeli souvenir kaos dan tas. Setelah destinasi sejarah Bung Karno, kami makan siang lalu bersiap menuju ke kampung Coklat.


Lokasi Kampung Coklat di pinggir jalan. Area yang sangat luas, teduh dan nyaman pas banget buat keluarga, apalagi anak-anak karena sekarang sudah dilengkapi dengan berbagai fasilitas permainan anak-anak, dari tempat renang, memanah, dayung, dan lain sebagainya.

Oh ya, harga tiket masuk ke Kampung Coklat murah meriah lho Narablog, 5000 rupiah saja. 


Tiket Masuk. (Foto dokumen pribadi)
Kalian bebas bisa mengeksplorasi isi kampung coklat ini. Siang itu pengunjung sangat banyak, dari luar saya bisa melihat mobil-mobil yang terparkir di sebelah lokasi Kampung coklat.
Foto dokumen pribadi
Apa saja sih dalam Kampung Coklat? Narablog bisa jalan-jalan dari satu sudut ke sudut yang lain. lokasi favorit saya adalah masjid yang teduh dan adem dengan kolam ikan Mas yang besar dan lucu, duh nyess banget…bawaannya ngantuk. Dari loket masuk kalian bisa melihat pohon-pohon coklat yang sengaja dibiatkan tumbuh di tengah-tengah jalan, sehingga sejuk. Kalau kalian lelah, lapar dan haus langsung bisa menuju beberapa restoran yang telah disediakan. 
Foto dokumen pribadi
Oh ya, ada booth tempat minuman coklat yang dibandrol 10 ribu rupiah. Coklat asli yang cozy banget, seger deh minun coklat sembari duduk-duduk dibawah pepohonan coklat. Puas minum coklat, saya dan keluarga menuju galeri coklat. Nah, disini aneka produk coklat dibuat dan dipasarkan. Narablog bisa membeli produk coklat dalam bentuk coklat batang, coklat bubuk, nhingga brownis coklat, serta aneka gantungan kunci, kaos, tas dan mug juga ada. Kami pun membeli beberapa batang coklat untuk dibawa pulang.
Foto dokumen pribadi
Selanjutnya ketiga anak saya menuju kolam ikan mas di depan galeri coklat, mereka sibuk memberi makan ikan-ikan yang bisa dibeli di sana. Selanjutnya anak-anak dan suami naik pelampung dan mendayung. Setelah lelah kami sempat terapi ikan. Itu lho, kaki-kaki kita masuk kedalam kolam yang sudah ada ikan-ikan kecilnya. Lucunya ikan-ikan itu seakan memakan kotoran-kotoran yang ada di kaki, geli tapi lucu. Lalu kami menuju masjid untuk beristirahat sembari menunggu adzan duhur. Sebenarnya masih banyak tempat yang bisa dikunjungi lho. Di kampung coklat ini ada kegiatan cooking class dan ada galeri batik juga. Pokoknya Narablog bisa kemana-mana aja deh.
Foto dokumen pribadi
Jarum jam menunjukkan pulul 14.30, saatnya saya dan keluarga pulang. Tak lupa kami mengabadikan berbagai moment kebersamaan di sini. Alhamdulillah, ketiga ananda senang karena dapat berwisata di kota Blitar. Selamat berwisata Narablog, semoga bermanfaat.


You Might Also Like

0 komentar