Arti Sebuah Kesetiaan Dalam Novel Wedding Agreement

September 07, 2019



Judul Buku          : Wedding Agreement
Cetakan              : Ketiga, Desember 2017
Penulis                : Asma Nadia
Penerbit              : KMO Publishing
Tebal                   : 528 Halaman


Quote di Novel Wedding Agreement
Sekilas Isi Buku
Apa yang Narablog rasakan saat menikah dengan seseorang yang menghilangkan keberadaan istrinya? Duuh, melow plus penuh airmata ya? sakit hati ya iya…. Nah, yuk menyimak novel karya Mbak Mia Chuz yang sudah tayang versi layar lebarnya. Novel Weeding Agreement ini menceritakan kisah pasangan yang berusaha berjuang untuk keutuhan mahligai pernikahan.

Kisah-kisah keseharian tentang kehidupan pasutri masih tetap menjadi favorit penulis dan pembaca novel yang didominasi oleh kalangan perempuan. Berbagai peristiwa dan persoalan keseharian dapat terjadi pada pasangan yang sengaja dijodohkan dan tak saling mencintai. Hal inilah yang tengah diangkat dalam cerita buku Wedding Agreement. Cerita yang sebagaian besar diambil dari sudut pandang orang pertama yaitu Btari Hapsari (Tari) yang akhirnya menerima perjodohan dengan orang tuan Bian.

Awal kisah keduanya sengaja bertemu dan saat itu juga Tari merasakan bahwa lelaki yang akan hidup bersamanya tak menyukainya. Singkat kata mereka berdua akhirnya menikah dan tinggal berdua di rumah tempat Bian tinggal selama ini. Hari pertama tinggal di rumah Bian dilalui dengan sebuah kesepakatan yang harus disetujui oleh Tari. Akhirnya mereka berbagi area tempat dan aktivitas, Bian tak pernah meminta agar istrinya untuk bangun pagi menyiapkan sarapan, mencuci pakaian, membersihkan rumah dan menunggunya pulang. Namun, Tari tetap kekeh menjalankan fungsinya sebagai seorang istri yang menyiapkan sarapan, walau akhirnya sakit hati dan yang ada hanyalah ia diabaikan.

Akhirnya Tari menyadari bahwa ia harus mengikuti kesepakatan tersebut. Cerita lucu bergulir saat ulang tahun Papa Bian dan saat Pakde dan Bude Tari dating untuk menginap di rumah, Bian dan Tari bersandiwara, seolah-olah mereka adalah pasangan yang baru menikah dan hidup bahagia. Kehidupan rumah tangga mereka pun berjalan dengan kesepakatan sejak awal karena di hati Bian tak ada Tari, yang ada adalah perempuan mantan pacarnya yang bernama Sarah.

Beberapa peristiwa dalam buku ini mengupas tentang apa yang dilakukan oleh Bian kepada Tari dan juga Sarah. Bagaimana posisi Bian sebagai suami dan posisi Tari sebagai istri yang akhirnya ia menyerah pada keadaan. Perasaan tak dihargai, terluka dan sakit hati melanda pernikahan keduanya, terutama Tari yang membuat pernikahan di ujung tanduk. Kisah ini berakhir dengan happy ending, kala Bian dan Tari menyadari bahwa mereka saling mencintai dan membutuhkan.

Kelebihan Isi Buku
Buku ini cocok dibaca oleh para perempuan dan laki-laki yang belum dan sudah menikah. Pernikahan sebagai sebuah ikatan suci merupakan sebuah perjalanan panjang antara dua insane yang berbeda. Dalam pernikahan pasti akan ada banyak rintangan, pasangan Bian dan Tari berusaha untuk menjaga pernikahan ini melalui berbagai ujian yang dapat Narablog ambil ibrahnya. Lika-liku seorang istri yang berusaha setia pada pasangannya tergambar pada novel ini.

Kesan saya
Membaca buku Wedding Agreement mengajak saya bermuhasabah diri, melihat perjalanan serta lika-liku pernikahan dan rumah tangga yang saya jalani. Saya mendapatkan nilai kesabaran, kesetiaan, dan kasih sayang yang tergambar dalam novel yang ditulis sangat apik dan dikemas secara realistik.
Semoga bermanfaat.

#ODOP
#EstrilookCommunity
#Day 3
#NovelWeddingAgreement



You Might Also Like

0 komentar