5 Moment yang Kalian Rindukan dari Ramadan

Mei 25, 2019




Tahukah Narablog menjelang Ramadan tiba seluruh alam bergembira menyambut kedatangannya. Seisi dunia bergembira dan berucap Marhaban Ya Syahri Ramadan

Pernahkan Narablog merasakan rindu pada tamu Allah (Ramadan) yang datang sekali dalam setahun? Pastinya Ramadan datang dengan membawa muatan-muatan baru yang berisi kebaikan bagaiman seorang muslim iti terus menerus berusaha  memperbaiki hidupnya dalam seluruh segi, yaitu segi ibadah dan juga segi mu’amalah.

Ramadan bagi saya pribadi memiliki arti yang sangat dalam. Saya memaknai bulan Ramadan sebagai bulan pendidikan. Bagaimana Allah itu sayang kepada saya untuk selalu upgrade pendidikan ruhiyah kita setiap tahunnya, walaupun kerap saya rasakan bahwa disetiap Ramadan yang saya lakukan hanya itu-itu saja, tak ada hal baru. Akan tetapi saya percaya bahwa bulan pendidikan kiriman Allah akan memberikan pengaruh yang significant dalam kehidupan ruhani saya. Begitu pula dengan narablog semua, moment Ramadan harus menjadi starting upgrade diri untuk terus memberikan kegiatan-kegiatan ruhani yang lebih baik lagi, seperti solat tepat waktu, melakukan solat-solat sunnah, membaca al-Qur’an setiap hari, melakukan puasa-puasa sunnah dan bersedekah.

Ramadan akan kembali pada Sang Robbul Izzati, beberapa hari lagi ia akan pergi. Ada 3 hal yang selalu saya rindukan saat Ramadan, yaitu:

  1. Moment Ibadah
Saat Ramadan tiba, ibadah otomatis bertambah. Mendirikan solat tarawih, witir hingga membaca al-Qur’an menjadi bagian penting selama bulan ini. Jikalah tak melakukan solat tarawih, rasanya bakal ada yang kurang afdol. Sehingga Ramadan sebagai sebuah momentum untuk mengupgrade ibadah yang kita miliki.

  1. Moment muamalah
Mu’amalah ini yang dimaksud adalah bermuamalah pada sesama. Hal ini bisa dimulai dengan saling memberikan makanan untuk buka puasa kepada tetangga dan saudara, memberikan bantuan tenaga atau pikiran pada sesame, hingga berbagi zakat fitrah.

  1. Moment Berbuka Puasa
Berbuka puasa di bulan Ramadan berasa berbeda dengan berbuka puasa di hari-hari biasa, seakan-akan Ramadan memiliki aura dan magnet yang berbeda dari hari-hari sebelumnya.

4.     Moment mudik sekeluarga
Mudik sebagai tradisi bagi masyarakat Indonesia khususnya memiliki arti tersendiri bahwa kebahagiaan saat berlebaran akan terasa penuh makna dan membawa kebahagiaan tersendiri dalam diri. Mudik itu seru dan selalu ada cerita dibalik tradisi ini.

5.     Moment berbagi kebaikan
Berbagi kebaikan pada sesama sangat memiliki nilai pahala lebih pada saat Ramadan tiba. Seakan Allah memberikan pahala yang berlipat-lipat. Sehingga semua muslim berlomba-lomba untuk berbuat kebaikan ini.

Nah Narablog, ketika Ramadan telah benar-benar pergi, tetapkan terpatri bahwa kita selalu merinduinya. Apa yang telah kita lakukan selama Ramadah tetaplah kita jaga dan kita lakukan dengan penuh istiqomah. Semoga bermanfaat.

You Might Also Like

0 komentar