Kue Putu: Jajanan Nusantara yang masih di hati

Maret 19, 2019


Kue Putu (Foto dokumen pribadi)

Sore ini seperti biasanya saya pulang kerja sembari menjemput si Kakak di sekolah. perjalanan berjalan lancar, dan kami menyukai jalan yang ramai dipenuhi oleh berbagai macam kuliner yang sengaja dijajakan saan hari menjelang petang. Tiba-tiba si Kakak berseru: “Wah, ada kue Putu Mi, yuk mampir”. Tahu aja si Kakak nih, bila selesai hujan bawaan anak plus Emaknya ngemil mulu, hew…hew…

Nah, akhirnya kami berdua mlipir dan langsung pesan pada si Bapak penjual kue putu yang seporsi dibandrol 10 ribu rupiah. Sembari menanti Putu rampung, saya sebenarnya sengaja jepret-jepret angkringan si Bapak penjual, sayang banget memory gawai penuh, kecewa sih iye ya Moms. Wes ndak papalah.

Kue Putu ini termasuk dalam jajaran kue legendaris lho Mom, jajanan nusantara yang udah langka banget. Alhamdulillah, di era kekinian kue Putu ini masih saja banyak penggemar, walaupun rata-rata usia ortu ya Moms. Boleh kiranya mengenalkan pada ananda kita beragam jenis kue-kue pasar tempo dulu. Selain sebagai bentuk mengenal adat dan budaya nusantara sekaligus menggugah jiwa dan semangat ananda untuk cinta Indonesia.

Kue Putu dengan gula merah (Foto dokumen pribadi)

Kue putu ini terbuat dari tepung beras yang berisi gula merah dan ditaburi kelapa parut. Khas pembuatan Kue ini adalah rangkaian bahan-bahan yang dimasukkan dalam tabung bambu berukuran kecil dan diuapkan dengan suara semacam suitan yang khas. Saat mendengat suitan uap kue ini, kita bakalan langsung tahu ada penjual kue Putu yang sedang mangkal. Biasanya kue Putu ini sering kita temui saat hari menjelang sore dan malam.

Rasa kue Putu ini enak banget. Pas dinikmati saat bersama keluarga di sore hari sambil ditemani rintik hujan, duh…klop banget deh Moms. Sesampai di rumah, kue Putu ini langsung di serbu oleh si Kakak dan adik-adiknya. Senang melihat mereka masih menyukai jajanan legendaries Indonesia.

You Might Also Like

1 komentar

  1. Sama mba...kue putu termasuk jajann favorit saya, khas banget kalo abng2nya lewat..suaranya itu lho

    BalasHapus