7 Cara Mudah Menulis Artikel Bagi Pemula

Februari 07, 2019


Menulis (Foto: www.Pixabay.com)

Sosial Media (Foto: www. Pixabay.com)

Saat ini, kemajuan dunia maya tengah mengalir dengan derasnya. Beragam website bermunculan bak jamur, mulai website yang dikelola pribadi atau website sebuah perusahaan, kantor, layanan jasa hingga majalah, koran dan buku. Kesemuanya menawarkan website sebagai bahan memberikan layanan terbaik bagi para customer mereka. Salah satu hal yang dapat menarik kunjungan para Netizen adalah isi website.  Isi website  tentunya beragam, mulai memberikan tayangan-tayangan yang edukatif dan bermanfaat bagi masyarakat, artikel-artikel yang ditulis dan diedarkan sebagai bagian dari pengetahuan serta pembelajaran masyarakat tentang fokus sebuah perusahaan jasa misalnya, berita dan layanan yang diberikan oleh website tersebut.

Berbicara artikel, otomatis juga berbicara bagian belakang alias dapur pengelola website tersebut. Selain pihak IT yang dilibatkan dalam pengelolaan website, otomatis ada barisan penulis artikel yang siap memberikan tulisan-tulisan berdasarkan pengalaman dan pengetahuan mereka di berbagai bidang yang juga siap disebar. Hal ini membuat profesi sebagai penulis artikel makin diminati oleh khalayak.

Nah, sebagai penulis pemula. Tentunya ada banyak hal yang perlu diperhatikan ketika akan menulis sebuah artikel. Berikut beberapa teknik belajar menulis artikel dengan mudah:


Tentukan tema (Foto: www.Pixabay.com)

1. Tentukan tema, sub tema artikel dan judul tulisan. Tema adalah gagasan mayor yang mendasari isi tulisan, sedangkan sub tema adalah bagian-bagian dari tema besar. Kalian bisa belajar mengutak-atik antara tema, sub tema dan juga judul ini. Misalnya:
Tema : Budaya Indonesia
Sub Tema: Kekayaan Budaya Indonesia
Judul: Mengikat Cinta Lewat Tenun Ikat

Bagian-bagian artikel (Foto: www.Pixabay.com

2    2. Pahami bagian-bagian artikel. Dalam artikel terdapat 3 bagian yaitu Pembukaan (di awal paragraph), Isi (tengah paragraf), dan Penutup (akhir artikel). Masing-masing bagian inti ini perlu kalian tulis dan dikembangkan pada ketiga bagian.

Buat Outline (Foto: www.Pixabay.com)
3    3. Buat outline atau kerangka karangan. Outline ini sangat berguna bagi kalian. Ibarat kita berada di hutan belantara, kompas adalah barang penting dan menjadi petunjuk kita bila kita tersesat, artinya dalam menulis perlu kompas yang dalam hal ini adalah outline, agar paragraf yang dikembangkan tidak keluar dari relnya dan membuat isi paragraf kalian semakin kaya.

Lakukan Riset dulu (Foto: www. Pixabay.com)

4    4. Lakukan riset sebelum menulis.
Riset penting dilakukan. Pada saat kalian akan menulis tentang “Rendahnya Minat Baca Orang Indonesia” hal pertama yang harus kalian cari adalah tentang data, apakah sesuai dengan realita yang terjadi? Berapa prosentase rendahnya minat membaca, dan seterusnya. Jadi data yang didapatkan harus valid, sehingga bobot tulisan kita berkualitas.

Yuk berlatih menulis (Foto: www.Pixabay.com)

5    5.  Berlatih Menulis dan terus menulis.
Latihan adalah salah satu jalan untuk terampil menulis artikel. Latihan membuat outlaine lalu mengembangkannya menjadi paragraph-paragraf. Jangan lupa untuk melatih diri kalian menulis awalnya 100 -200 kata, 200-300 kata, hingga menjadi 1000 kata bahkan lebih.

Yuk baca (Foto: www.Pixabay.com)

6     6. Banyak Membaca
Gizi bagi seorang penulis adalah ‘melahap’ buku-buku, alias banyak membaca.  Selain membaca buku, membaca memiliki definisi yang sangat luas, membaca fenomena termasuk bagian dari membaca. Membaca akan membuat pengetahuan kita bertambah sekaligus kita belajar dari tulisan orang lain, bagaimana cara ia memaparkan ide-idenya atau fakta-fakta di lapangan, sehingga seorang penulis itu menjadi kaya ide, kaya wawasan dan kaya ilmu menulis.

Harus percaya diri (Foto www.Pixabay.com)

7    7.  Percaya diri dengan hasil tulisan sendiri.
Seorang penulis harus percaya diri. Percaya akan kemampuan yang dimilikinya pun percaya pada tulisan yang dihasilkannya. Sehingga apabila ada feed back dari pembaca, ia dapat menjelaskan maksud yang dituliskannya, terlepas dari interpretasi para pembaca tentunya.

Baiklah, 7 hal diatas jika kalian praktekkan insya Allah akan membantu. Cobalah menuliskan ide-ide yang terserak di sekitar kalian. Catat lalu kembangkan ide tersebut. Hal yang wajib untuk dilakukan bagi seorang penulis adalah latihan. Banyak berlatih menulis akan membuat orak kita mau dan mampu untuk diajak bekerja, memikirkan beragam ide yang telah kita buat dan kembangkan. Oke, selamat menulis ya?

#menulisartikelbagipemula
#Setip
#Setip Estrilook
#SemingguTigaPostinganEstrilook
#Day 3
.





You Might Also Like

16 komentar

  1. Siap mempraktikkan tips-tips di atas ustazah. Hehehe

    BalasHapus
  2. Zaman dulu sekolah, pasti ada paragraf2 yang harus begini-begitu ya hehehe. Tema itu penting banget biar ceritanya ga ngalor-ngidul ke mana2. Aku sih paling suka kalau nulis artikel yg dekat dengan keseharian kita, jadi lebih mudah mengalir kayak air. Btw aku sudah follow blog mbak ya, slm kenal :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya betul Mbak. Saya juga suka menulis artikel keseharian, alias curhat juga Mbak, hew...hew...Terima kasih sudah follow, akan saya follback ya?

      Hapus
  3. Sepakat mbak.
    Tapi saya kadang miris lho, dengan masalah banyak membaca ini. Apalagi kalau di group wa, isi informasinya apa, tanggapannya apa. Ada yang share informasi, padahal infonya sudah kadaluwarsa. Di group sudah ada aturan, tetap saja banyak yang melanggar. Itu kan artinya mereka nggak baca, atau kalaupun baca nggak sampai selesai

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul Mbak. Baiknya kembali pada diri sendiri ya? read before share. Terima kasih Mbak Nanik.

      Hapus
  4. Wawww keren mb 7 langkah penulis pemula. Penting semuanya, saya skrg juga lgi perbnyk jm terbang untuk membaca. Mksh infonya bermnfaat mb...

    BalasHapus
  5. Bermanfaat sekali postingan ini, Mbak. Yang bukan penulis pemula tetap bisa mencontoh tips-nya. Terutama kalau saya tentang rajin membacanya. Harus seimbang antara input dan output, ya :) Kalau menulis melulu tanpa diimbangi rajin baca, biasanya akan gambar tuh tulisan.
    Setuju bahwa membaca fenomena juga bagian penting dari membaca itu sendiri :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Siip Mbak. Yuk semangat membaca. Saya juga harus semangat baca.

      Hapus
  6. Kalo sy paling lama biasanya cara data riset hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Siip Mbak, riset perlu banget ya? sama saya juga lama proses cari datanya.

      Hapus
  7. Mantap Mba, saya bookmark ya... selanjutnya harus praktek langsung nih buat bisa mendapatkan tulisan yang bagus :)

    BalasHapus