Family Time Ke Jatim Park 3

November 05, 2018

Full time, berfoto di lokasi Ice Age


Hari Minggu lalu saya dan keluarga berkesempatan melakukan ‘family time’ ke Jatim Park 3, sebuah destinasi wisata dari jatim Park group yang menampilkan tentang eksotisme Dino Land, kehidupan dunia Dinosaurus.
Antri yaa

Setelah antri member tiket, saya dan suami menanyakan pada ketiga ananda saya, bahwa mereka ingin berkunjung kemana saja. Akhirnya kamipun memutuskan untuk menuju Dino Land dan Museum musik. Harga tiket per kepala 110 ribu dan ananda dengan tinggi diatas 85 cm wajib bertiket.
Dino Park

Selanjutnya kami menuju lokasi dinopark, oh ya jangan lupa untuk mengenakan tiket di tangan ya?
Pertama kalinya kami bertemu dengan keluarga dinosaurus, namanya keren-keren semua. Ananda saya yang paling kecil agak takut menyapa para miniature patung dinosaurus ini, sebab mereka bergerak-gerak dan mengeluarkan suara layaknya dinosaurus asli.

Foto bersama sosok Stegosaurus

Kami membaca papan-papan nama para dinosaurus lalu menuju ke tengah dan mendapati kerangka Stegosaurus yang sangat panjang. Tembok-tembok disini penuh dengan wawasan tentang pengetahuan kehidupan dinosaurus, penyebarannya dan lain sebagainya.  Lalu kami antri untuk menaiki kereta yang menjelajah 5 masa saat dinosaurus ada, masa es hingga masa kepunahan dinosaurus. 
Selain melihat-lihat dinopark, ternyata ada tempat-tempat menarik untuk berfoto ria, seperti di Mesir market dan kerajaan. 
Di salah satu Kigdom di lokasi

Ada banyak beragam permainan yang gratis bisa kita gunakan. Eitt, jangan lupa untuk antri yah? 

Ananda memberi makan Unta

Kami akhirnya memilih permainan naik perahu, Bom-Bom car, Pirates (perahu dayung di udara)dan memberi makan unta. Ananda saya tampak senang mengenal unta dari dekat. Lalu kami pun berjalan menuju ke zaman es dan memasuki area yang dibuat sangat adem sehingga menyerupai es. Lalu menuju museum ikan 3 dimensi.

Naik perahu ini termasuk ekstrim, kami mengantri dan menaiki perahu karet yang bisa diisi sampai 6 orang. Sayangnya ananda saya yang ketiga ketakutan saat melewati kawasan Dino zombie lalu perahu kami terangkat hingga keatas dan sampai di puncak lalu terhempas ke bawah. Ya Allah, rasanya jantung saya menghilang. Akhirnya berani juga saya naik perahu ini. Setelah puas berkeliling dino park akhirnya kami menuju museum alat musik.

Berfoto bareng Patung Lilin Ebit G Ade

Museum alat-alat musik ini berada di mall dino land lantai 1. Di pintu masuk saya langsung disampbut oleh penyanyi legendaries Indonesia (Ebit G Ade) miriiip banget, padahal patung lilinnya lho.

Ananda sedang mendengarkan alat musik dari berbagai negara

Lalu kami berjalan-jalan mengintari beragam alat-alat musik dari berbagai negara. Kita bisa mendengarkan suara alat musik dengan jelas bila berdiri di bawah sebuah titik yang sudah dibuatkan. Lalu kami melihat beragam radio dan menuju lantai 2 yang berisi seputar mengenal para penyanyi-penyanyi dalam dan luar negeri berikut dengan lagu-lagunya. Para penyanyi ini seakan hadir, walaupun dalam bentuk patung lilin. 

Ananda asyik mendengarkan musik Keroncong

Tampak ananda saya sedang mendengarkan jenis musik keroncong "Bengawan Solo" yang sengaja diputar.
 Penat sudah perjalanan kami selama setengah hari, Alhamdulillah ananda mendapatkan pengetahuan baru tentang dino park dan kehidupannya. Semoga bermanfaat.

You Might Also Like

0 komentar