Cantik Bersocial Media ala Emak-emak

Juli 21, 2017







Pasca millennium  manusia di bumi seakan memasuki babak baru canggih dan teknologi. Dunia baru ini dapat diminati oleh segala usia, tua, muda, hingga anak-anak. Semua orang saat ini tengah berselancar dan terkoneksikan melalui sebuah dunia maya nan asyik bersocial media.

Sosial media menjadi hit di seluruh dunia. Bahkan Indonesia dikabarkan sebagai negara pengguna internet keenam di dunia menurut ilmupengetahuan.com serta menempatkan Indonesia sebagai negara pengakses social media tertinggi keempat sebagaimana dilansir oleh situs kominfo.go.id.  Telepon seluler kini menjelma bagaikan telepon pintar atau smartphone yang super maju dan canggih. Sesuatu yang dulu belum pernah terpikirkan oleh generasi tahun 70 an termasuk di kalangan para emak.

Mayoritas para emak bergulat keseharian di rumah. Mengerjakan seabrek pekerjaan rumah yang tak kunjung berujung dari pagi buta hingga larut malam. Rutinitas harian para emak ini seringkali membuat jenuh, hidup yang terkesan monoton,kurang produktif dan lelah. Saat “me time” bagi pun hampir terlupakan.

Demam social media inipun merambah dunia para emak. Saat ini jual beli tak lagi dilakukan dengan bertatap muka. Cukup berteman di social media, order barang, transfer, setor bukti transferan dan barangpun diterima tanpa harus berdesak-desakan ria di pusat perbelanjaan ataupun pasar. Bisnis online pun merambah semua bidang, hingga memudahkan masyarakat untuk mengaksesnya.

Ternyata, dalam bersosial media perlu rambu-rambu sopan santun juga. Dunia social media terkadang sering menjadi ajang curhat, saling sindir dan mengungkapkan kekesalan pada orang lain sehingga menimbulkan kesalahpahaman.  






Nah, bagi para emak ada beberapa hal yang patut diperhatikan bila ingin terjun di dunia social media, yaitu:
  1. Pahami bahwa social media  bagaikan masyarakat kecil dunia maya yang memiliki masyarakat yang unik. Sehingga para emak dapat aman bersocial media.
  2. Stop menulis aib keluarga apalagi pasangan para emak, selain berbuntut panjang mengekspos aib keluarga malah dapat membuat runyam kehidupan rumah tangga lho.
  3. Gunakan social media dengan bijak, seperti berbisnis yang amanah, menulis status yang menggugah jiwa dan memotivasi serta belajar menulis lewat social media dengan baik semisal menulis di facebook.
  4. Bagi para emak pebisnis belajar digital marketing itu perlu untuk memaksimalkan custumer serta pemasaran produk bisa join di link berikut ini https://www.dumetschool.com/kursus-digital-marketing.
  5. Social media merupakan negeri penghasil pundi-pundi rupiah juga lho, para emak bisa melakukan digital marketing produk yang dijual dan menulis untuk berbagai lomba.
Nah, 5 hal diatas dapat membuat social media para emak penuh warna tanpa takut ada pihak-pihak yang tak berkenan dengan postingan para emak ya. Yuk, ceriakan dunia social media emak dengan melakukan sesuatu yang baik dan cantik.

Banner 1 (300 x 250)

You Might Also Like

0 komentar