Traveling ala Mommy

November 06, 2016

Foto dari pixbay.com

bagi banyak orang bermakna jalan-jalan santai ala kebanyakan orang berduit atau malah ala backpackeran. Namun kali ini tulisan saya bermakna lain, traveling ala Momy itu adalah rutinitas keseharian seorang ibu, terlepas apakah dia ibu rumah tangga ataukah ibu yang bekerja.
Bagi seorang ibu, menikmati keseharian bersama anak-anak adalah anugerah terindah. Jam kerja ibu diawali sejak pagi hari setelah bangun pagi, sholat, mengaji, dan langsung menuju tempat wajib yang segera dikunjungi, yaitu dapur. Dimulai dengan memasak air, memasak menu minimalis untuk anak dan suami yabg akan berangkat pagi semacam menggoreng telur dengan modifikasi telur mata sapi atau telur dadar plus kecap atau menghangatkan sayur sisa semalam. Tak lupa menyiapkan segelas suau coklat favorit anak dan suami. Hal yang nggak boleh lupa adalah menyiapkan bekal nasi (bontot) buat anak dan saya tentunya, he..he...kalau tidak membawa bekal alamat tidak makan seharian.
Sembari menyiapkan makanan yang bisa dipastikan ibu selalu keliling bolak-balik mengingatkan anak dan suami bahwa harus segera. "Ayo cepat mandi, antri lho...kamar mandi cuma satu nak....", "Cepat makannya", "Lihat jam berapa ini" dan beberapa peringatan yang berulang-ulang, anehnya mereka (anak dan suami) tidak protes akan hal ini, enjoy saja menjalani pagi, he..he..
Selepas persiapan sekolah, tibalah saat untuk berangkat sekolah dan kerja. Berangkat lebih pagi daripada Pak Polisi sangat efektif, sebab jalanan yang penuh dan beberapa ruas jalan yang mengharuskan kami berhenti lumayan menyita menit demi menit kita. Walhasil keadaan jalan yang penuh cukup membuat kami menarik napas, he..he..
Setelah mengantar anak dan suami tibalah waktu menuju tempat kerja saya. Penat mulai menjelang, tatkala jari jemari menari diatas laptop mini rasa kantuk pun datang. Bagi saya "me time" saya adalah di tempat kerja, menulis dengan ditemani secangkir kopi sangat- sangat special. Rasanya dunia milik saya seorang cieeee
Selang beberapa jam tibalah waktu ubtuk menjemput anak. Terkadang menunggu di sekolah karena anak ingin bermain bersama teman-temannya. Di sisi lain anak happy, saya yang kadang happy kadang tidak he..he.., beruntung saya malah mendapat waktu sekedar untuk membaca buku atau membuka hp. Kelar bermain, kami pun pulang dan di tengah jalan problem yang saya hadapi adalah anak-anak mengantuk diatas kendaraan.
Sesampai di rumah, jadwal si Momy belum finish lho. Memandikan anak lalu menemani makan menjadi rutinitas sebelum si Ibu berangkat mandi. Setelah anak-anak cantik dan ganteng, tibalah waktu untuk menyegarkan diri dengan mandi sore, menghadap Allah dan rileks sejenak dengan tiduran di atas tumpukan bantal pas dibawah leher. Terasa lelah dan rekaman kisah pagi hingga sore hari tergambar kembali. Belum selesai penat, anak-anak kembali memanggil untuk dibuatkan segelas susu, membuat kudapan sore semacam puding, pancake dan dorayaki. Happy walau penat, terkadang waktu untuk rebahan malah menghilang dari daftar he..he...alias kerja terus.
Ba'da solat jamaah Maghrib harus mengaji, walaupun pas ibu sedang libur solat, eh...libur juga mengaji anak-anak. Lanjut beres-beres buku untuk sekolah esok hari dan belajar. Menemani belajar anak sambil melepas lelah.
Setelah anak-anak tertidur, ingin rasanya melanjutkan waktu menulis yang tertunda di siang hari, apa daya sinyal istirahat telah dipancarkan otak ke seluruh tubuh, hasilnya anak-anak tidur, momy juga tidur he..he..
Yang paling penting momy dilarang sakit, so menjaga kesehatan sangat perlu, padahal jam kerja yang padat kadang tak sepadan dengan asupan gizi. So, be happy ya mom....everything is ok and beautiful.

You Might Also Like

0 komentar